Bugbug, Berawal dari Mimpi ..

Bugbug, 10 Juni 2009

… Semalam saya bermimpi, mimpi Tebing Panggian Bugbug yang indah sekali. Menurut tokoh psikologi klinis Sigmund Freud, mimpi adalah penghubung antara kondisi sadar dan tidak sadar. Mimpi bisa dikatakan sebagai kunci ketidaksadaran kita, mimpi melambangkan hasrat ketidaksadaran kita. Mimpi merupakan penggambaran dari hal-hal yang tidak bisa dilakukan di kehidupan sebenarnya, dan mimpi juga bisa menjelaskan pemecahan masalah.  Ketika terbangun, duduk sejenak ucapkan syukur atas nafas yang masih terhela, sambil duduk di kamar mandi seakan mengumpulkan nyawa yang terbawa dalam hayalan semu, seolah sebuah narasi pembuka cerita dan hikayat, tiba-tiba saja berkelebat bayangan dan hayalan di alam nyata tentang Tebing Panggian yang indah sekali. “Ngerambang sawa bayune ngajak mantan tunangane Luh Ketut Seruni melali ke Panggian, Walau sempat ragu, “aaah, to rambang, makejang bakat itungang..”  Seakan Luh Ketut Seruni ada dalam pelukan, mulailah tangan ini meraba dan menekan tombol laptopku yang sudah lusuh, entah karena posisi tombolnya bersedekatan, tanpa sadar, jari ini tekan tombol “OPPPPP”… Adakah ini akan mengalirkan inspirasiku tentang mimpiku dengan Luh Ketut Seruni di Panggian? Adakah mimpi akan adanya EKOWISATA KERAKYATAN di Bugbug dapat menjadi nyata?.. Sambil nyeruput kopi matimpal jaja laklak misi orog-orog jari ini mulai menari di atas tombol-tombol yang kumal ini …..

imagesWK78M6D0.jpg

ORGANISASI : Pengelolaan kawasan wisata CANDI DASA, BIAS PUTIH, maupun tebing PANGGIAN BUKIT ASAH (jika secara hukum memungkinkan), dan dengan pengembangan yang diharapkan dari investor luar (dalam sejarahnya hanya dianggap masa lalu) tidak bisa diharapkan lagi, tentu ada cara yang lebih bersahaja dan egaliter, yaitu kita kelola secara mandiri, yaa dikelola oleh AWAK SENDIRI. Oleh suatu BAGA (pamelah, singada Bahasa Bali alus nee, da artiang kakentoo, danyak oraang ale jaruh ..) atau apalah namanya yang dibentuk Desa Pekraman Bugbug.  Atau dengan dengan pengembangan BAGA yang sudah exist dalam struktur organisasi Desa Pekaraman Bugbug, yang bermuara pada suatu BAGA khusus yang mengelola kepariwisataan di Bugbug. BAGA ini merupakan think tank pengelolaan pariwisata di Bugbug yang digawangi oleh orang yang berkompeten di bidangnya. Yang dalam pengelolaan kesehariannya menurunkan hirarki sebagian tugasnya kepada Manager Operational serta perangkatnya. Sedangkan BAGA bertanggung jawab kepada Kelian Desa. BAGA juga dapat menjadi motor penggerak mencari solusi atas hambatan yang menjadi barrier selama ini, termasuk (bersama para ahli tentunya) dalam hal mencari solusi hukum atas berbagai masalah dalam kontrak tanah dengan investor, dan solusi atas claim perbatasan guna melancarkan apa yang menjadi impian krama atas obyek wisata yang dimiliki. BAGA juga menjadi motor penggerak dalam pembentukan konsorsium yang beranggotakan para PENGUSAHA MUDA BUGBUG dalam permodalan, guna merealisasikan berbagai usaha yang hendak dibangun.

6-Restoran-Bertema-Unik-di-Bali-02

PRODUCT : BAGA dalam rangka menentukan wilayah kerjanya dalam kawasan Bugbug, yang menjadi lingkup kerjanya adalah bagaimana memanage dan merevitalisasi 3 obyek wisata seperti : CANDI DASA (Telaga Kauh, revitalisasi Diving Spot dengan rumpon, rest area, perjuangan nasib pekerja asal Bugbug di setiap usaha di sana, prioritas pengusaha asal Bugbug dalam pengelolaan berbagai usaha disana, perjuangan kontribusi bagi Desa Adat atau CSR bagi Desa Adat Bugbug). BIAS PUTIH (Wisata bahari dengan penyewaan jukung tradisional, speed boat, fasilitas sun bathing, restaurant dan fasilitas lainnya). TEBING PANGGIAN BUKIT ASAH (icon Tebing Panggian, area offroad, area paragliding, area camping, area trekking, area team building/outing, outbound, area prewedding, area sunrise, area sunset, area dihutankan, area komersial, area budaya, art shop, etnic restaurant, area restricted.  Kita patut berbangga karena hamper semua obyek yang dimiliki Bugbug adalah obyek yang photogenic dan instagrammable.  Obyek wisata yang dijual selama ini (khususnya yang man made) adalah warisan leluhur Bali sebelumnya. Adakah diantara kita yang mampu menginisiasi generasi kita membuat iconic object yang mengambil tema local genius, apakah itu dalam wujud patung atau object lainnya, semisal niii Patung Dewi Kwan Im sebagai representasi adanya Pulau Kwan di seberang Panggian.

patung-agama

6-Restoran-Bertema-Unik-di-Bali-01

PLACE : BAGA beserta jajarannya, memformulasikan dan mapping maupun design arsitektur setiap obyek dan atraksi wisata, terkait wilayah publik yang akan dijadikan icon sebagai obyek kunjungan (seperi Tebing Panggian, hamparan pasir putih di Bias Putih, Telaga Kauh, Candi dasa) sebagai disebutkan pada bahasan PRODUCT dia atas. Atas koordinasi dengan pihak terkait BAGA dalam rangka penganggaran penataan infrastruktur kawasan, seperti konsolidasi jalan akses dan perawatan, pelestarian lingkungan penghijauan, kebersihan, Plastic Free, pengaturan lalu lintas dan markanya.

12345988_1714684135409629_1506261656_n.jpg

PROMOTION : BAGA melakukan koordinasi pemasaran obyek dengan Dinas Pariwisata, ASITA, PHRI, Grahawisri maupun marketing swadaya secara online bersama para blogger, Facebook, Instagram, Twitter maupun media offline seperti brosur dan media massa lainnya. Juga menjadi sangat penting melakukan penjajakan pada hotel di seputaran Candi Dasa untuk memasukkan obyek wisata di Bugbug dalam kemasan product mereka sebagai sebuah site yang layak dikunjungi.

12393921_1524480367862004_1827104531_n

PEOPLE : BAGA dengan kewenangannya menentukan Manager Operational di setiap obyek yang dengan turunannya mendesign struktur organisasi yang dibutuhkan dalam rangka pengelolaan setiap obyek yang menyangkut petugas pemungut parkir dan karcis masuk,  petugas kebersihan, petugas security, petugas pengelola keuangan. BAGA juga mengidentifikasi target pasar yang menjadi prioritas disesuaikan dengan kualitas dan kondisi terkini masing-masing atraksi.

Bali-Treetop-Adventure-Park.jpg

PRICE : BAGA dengan kewenangannya berkoordinasi dengan pihak terkait menentukan besaran pungutan entrance fee, parking fee yang dikenakan pada wisatawan domestic maupun asing. BAGA juga diharapkan mampu melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dalam rangka mendapatkan bantuan anggaran penataan infrastruktur kawasan, seperti jalan akses dan perawatannya, melakukan koordinasi baik dengan pemerintah maupun stakeholder terkait, sehubungan dengan pelestarian lingkungan penghijauan, kebersihan, plastic free, pengaturan lalu lintas serta markanya.  Terkait dengan business development, BAGA dengan kewenangannya menentukan siapa atau pengusaha Bugbug mana yang difilter untuk diberikan slot atau hak komersial di area komersial, termasuk menentukan besaran kontrak yang dikenakan sesuai kewenangan yang diberikan oleh Desa Adat. BAGA dengan perangkatnya sebagai think tank juga dapat menindak lanjuti berbagai sumber pendapatan lainnya tanpa harus menyerahkannya kepada investor luar. Mari bersatu padu, kesampingkan dulu berbagai ego sektoral, politik dan ego-ego lainnya.

Lokasi-atau-Tempat-Outbound-Team-Building-di-Pantai-Kuta-Bali-New-2015.jpg

COVER-.jpg IMG_9609.JPG

patung-agama1.jpg

untitled.png

lucas-oil-bali-offroad-competition-2011-yang-di-prakarsai-dan-disponsori-oleh-lucas-oil-hi-performance-20110728191355-9230

IMG_2221-copy

atv2

tinggi

Kecak-dance-uluwatu

Yaaah, namanya juga mimpi. Barangkali ada teman yang bergumam, ah cuma mimpi, aah kamu cuma teori, kenehe lebian mageng, action doong ..!!. Maaf kalau saya terlalu  banyak bermimpi, berhalusinasi atau bahkan ada yang bilang dapat pawisik, He he..  Tapi, mungkin belum banyak yang menyadari betapa dahsyatnya mimpi yang merupakan visualisasi di alam tidur, yang akan melemparnya kepada Ayah Semesta, seakan sebuah doa dan harapan anak-anaknya, Astungkara bisa terwujud ..

Oleh : I Wayan Ardika

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: